Labels

Tampilkan postingan dengan label General. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label General. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Maret 2014

tolak MONEY POLITIK

50-100 untuk 5 Tahun
09 April 2014 moment di mana rakyat terlibat langsung dalam kehidupan demokrasi di Indonesia yaitu PEMILU LEGISLATIF. Dalam kitab Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia pasal 22 E ayat (2) dikatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Dari penjelasan di atas kita bisa tafsirkan bahwa dalam Pemilhan Umum kita pada saat itu akan memilih wakil wakil rakyat yang akan menyelenggarakan pemerintahan.
Namun penerapan demokrasi itu sendiri seringkali dinodai dengan penyimpangan-penyimpangan seperti praktik money politics (politik uang). MONEY POLITIK / UANG SETAN secara umum adalah; Permainan uang dalam politik, selain biaya administrif pendaftaran dan ongkos kampanye (sesuai ketentuan KPU). Selanjutnya, money politik secara khusus dapat diartikan sebagai pembelian suara; yaitu suatu praktik pemberian atau janji hadiah dalam proses pemilu baik itu berupa uang, atau barang, atau sembako, atau jabatan tertentu kepada seorang atau kelompok yang memiliki hak pilih.
Pasalnya dengan adanya money politics akan melatih masyarakat untuk  curang. Pelakunya pun bila terpilih, mungkin sekali melakukan penyalahgunaan jabatan dan terlibat kasus korupsi. Sementara mereka yang gagal menjabat, bisa-bisa terganggu secara psikologis atau depresi. Di sisi lain, kerugian berjalannya money politics bagi pemerintah adalah terciptanya produk perundangan atau kebijakan yang kolutif dan tidak tepat sasaran. Pasalnya mereka yang menjabat tidak sesuai dengan kapasitas atau bukan ahli di bidangnya.
Seperti kita ketahui fungsi legislatif salah satunya adalah pengambil kebijakan dalam pembangunan guna untuk mensejahterakan rakyat, sekarang kita fikir lebih dalam jika mereka yang duduk sebagai anggota LEGISLATIF di dapat dari hasil praktik money politik sudah bisa kita terka dia pasti akan melakukan korupsi karena ia telah bermodal banyak untuk memenangkan pemilu tersebut, yang lebih PARAHNYA masyarakat menyalahkan pejabat yang melakukan KORUPSI padahal masyarakat juga yang meng-inginkan itu terjadi dengan dia mau menerima uang setan tersebut yang berkisar yaaaaaaa kira-kira 50-100 ribu per 1 orang maka wajar  di kala sudah menjabat akan  berbuat semena-mena terhadap rakyat.
Di sini MASYARAKAT bukan PSK yang di bayar dengan uang 50-100 ribu tapi harga diri selama 5 tahun di renggut, kemajuan dan kesejahteraan di ombang ambingkan dan mereka yang duduk di kursi empuk menutup mata dan telinga seolah tak tau jeritan rakyat karena ia telah membayar untuk meraih jabatanya.
Apakah kita tetap mau menerima uang tersebut??? Tentu TIDAK  jika kita merasa manusia yang baik dan jujur.karena selama 5 Th kedepan kitalah  penentunya. Kita tidak memilih lotre tapi kita memilih pemimpin bangsa..
MONEY politik alias Uang SETAN sebenarnya telah dirumuskan dan dikodifikasi ulang dalam undang undang khusus pemilu (UU Pemilu) 1999, dan diperbaharui lagi dalam UU Pemilu 2008 yang diterbitkan oleh Presiden SBY dalam lembar Negara Republik Indonesia Nomor 10. Berikut bunyi lengkapnya;
“barang siapa pada waktu diselenggarakannya pemilihan umum menurut undang-undang ini dengan pemberian atau janji menyuap seseorang, baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu, dipidana dengan pidana hukuman penjara paling lama tiga tahun. Pidana itu dikenakan juga kepadap pemilih yang menerima suap berupa pemberian atau janji berbuat sesuatu.” Pasal 73 ayat 3 UU Pemilu No.3/1999.
“pelaksana peserta atau petugas kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta pemilu” – Pasal 84, Ayat 1 Huruf J, UU Pemilu No.10 Tahun 2008.
BAGAIMANA DALAM SUDUT PANDANG AGAMA????
Islam sebenarnya agama yang sosialis tidak menekan kepada pemeluknya ,akan tetapi dalam ajarannya mencantumkan batasan-batasan yang memang demi ketentraman umat manusia sendiri. Secara garis besar, Islam sudah mengatur dan berusaha mewujudkan masyarakat yang maslahah. Dalam Islam istilah money politik sangat dilarang dan perbuatannya termasuk dalam kategori Risywah (suap). Sebagaimana hadist Rosulullah:

لعن رسول الله صلَى الله عليه وسلَم الراشي والمرتشي 
Artinya: Rosulullah saw melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap.

Kemajuan dan kesejahteraan kita yang menentukan
Mari jadi pemilih yang CERDAS dan berani mengatakan TIDAK PADA MONEY POLITIK
Bukan untuk kita sendiri tapi masa depan bangsa, negara dan anak cucu kita nanti
Dari PEMUDA untuk INDONESIA yang lebih BAIK

Dikeluarkan oleh:
Forum Pemuda Peduli Bangsa (FPPB)

Blog: prasetyo_widodo22.blogspot.com

Sabtu, 23 November 2013

PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK KESEHATAN KELUARGA

PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
UNTUK KESEHATAN KELUARGA
A. Pengertian TOGA
Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Taman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman ohat atau bahan ohat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
B. Fungai TOGA
Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:
1.      Upaya preventif (pencegahan)
2.      Upaya promotif (meniungkatkan derajat kesehatan)
3.      Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)
Selain fungsi diatas ada juga fungsi lainnya yaitu:
Ø  Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain.
Ø  Sarana untuk pelestarian alam
Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya pembudidayaannya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama tumbuh tumbuhan akan mengalami kepunahan.
Ø  Sarana penyebaran gerakan penghijauan.
Untuk menghijaukan bukit-bukit yang saat ini mengalami penggundulan, dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk pohon-pahon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan lain-lain.
Ø  Sarana untuk pemertaan pendapatan
Toga disamping berfungsi sebagai sarana untuk menyediakan bahan obat bagi keluarga dapat pula berfungsi sebagai sumber pengbasilan bagi keluarga tersebut.

Ø  Sarana keindahan
Dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada di sekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah.
C. Pemanfaatan Tanaman Obat
Berbicara tentang pemanfaatan tanaman obat atau bahan obat alam pada umumnya sebenarnya bukanlah merupakan hal yang baru. Sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari Baru itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk memenuhi keper uan alam kehidupannya, termasuk keperluan akan obat-obatan dalam angka mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Hal ini menunjukkan bahwa chat yang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat. Adapun pemanfaatan TOGA yang digunakan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga menurut gejala umum adalah:
1.      Demam panas
2.      Batuk
3.      Sakit perut 
4.      Gatal-gatal
Berbagai macam ramuan yang dapat digunakan untuk penyembuhan berbagai penyakit menurut Depkes (1992) adalah sebagai berikut:
ad.1. Demam panas
1. Ramuan demam panas biasa
a. bahan
·         Jeruk nipis 1 buah
·         Bawang merah 3 biji
·         Minyak kelapa 1 sendok makan
·         Garam (sedikit)
b. Cara pembuatannya
·         Peras jeruk nipis, ambil airnya
·         Parut bawang merah, terlebih dahulu dilapisi dengan daun pisang
·         Campurkan jeruk nipis dan bawang merah tersebut tambahkan garam dengan minyak.
c. Cara pemakaian
·         Dikompreskan pada ubun-ubun
2. Demam panas karena maria
a. Ciri – ciri penyakit
·         Panas menggigil
·         keringat dingin
·         Nyeri otot
·         Pucat, lesu
·         Sakit kepala
b. Bahan yang diperlukan
·         Jeruk nipis 1 buah dibelah
·         Daun pepaya 1/2 pelepah
·         Kencur 1 jari dipukul/dimemarkan
·         Air 3 gelas
c. Cara pembuatan
·         Semua bahan direbus, kalau perlu di tambah dengan gula merah secukupnya sampai airnya tinggal 1 1/2 gelas.
d. Cara pemakaian
·         Minimal diminum 3 x sehari 1/2 gelas. Diulang lagi setiap hari sampai 1 minggu.
3. Demam Panas Karena Campak (Babagen)
a. Ciri-ciri penyakit
·         Panas tinggi
·         Anak rewel, lemah
·         Batuk-batuk
·         Mata merah
·         Bintik-bintik merah coklat di kulit
b. Bahan yang diperlukan
·         Daun sambiroto 4 lembar
·         Pule 1 ibu jari
·         Air 1 gelas
c . Cara pembuatan
·         Daun sambiroto, pule dibersihkan, kemudian didihkan sampai menjadi 1/2 gelas
d. Cara pemakaian
·         Diminum 2 x sehari 1/2 gelas pagi dan sore, ulangi tiap hari sampai panasnya mereda.
ad.2. Batuk
1. Ramuan Batuk biasa
a. Bahan
·         Kencur 3 jari
·         Garam sedikit
b. Cara pembuatan
·         Kupas kencur dan parut
·         Tambahkan air 3/4 cangkir
·         Peras dengan kain bersih dan Baring.
c. Cara pemakaian
·         Diminum 2 x sehari 1 ramuan untuk anak-anak dan dewasa.
2. Batuk Pilek
a. Ciri-ciri penyakit
·         Pilek , keluar lendir/cairan ingus dari hidung.
·         Kadang-kadang disertai panas.
·         Sakit kepala
·         Hidung tersumbat
·         Nyeri otot
b. Bahan yang dipergunakan
·         Air teh kental 3/4 gelas
·         Air jeruk nipis 3 sendok makan
·         Gula batu sebesar telur ayam
c. Cara pembuatan
·         Campur semua bahan, diaduk sampai larut.
d. Cara pemberian
·         Orang dewasa minum 3 kali sehari 1 ramuan
·         Anak-anak 3 kali sehari 1/2 cangkir
* Anak Balita jangan diberi ramuan ini.
3. Batuk asma
a. Ciri-ciri penyakit
·         Napas berbunyi
·         Berkeringat
·         Sesak napas
b. Bahan
·         Daun randu (daun kapuk) 7 helai
·         Pegagan 1 genggam
·         Gula batu saecukupnya.
·         Air matang 1 cangkir.
c. Cara pembuatan
·         Cuci daun randu dan pegagan
·         Tumbuk dengan sediki t air, setelah halus tambah air matang dan saring
·         Beningnya ditambah dengan gula batu dan aduk hingga larut.
d. Cara pemakaian
·         Diminum 1 x sehari 1 ramuan, pagi hari sebelum makan
·         Diulang tiap hari sampai sembuh
·         Untuk pemeliharaan cukup 1 minggu sekali satu ramuan
ad. 3 Sakit perut
1. Ramuan sakit perut biasa
a. Bahan yang diperlukan
·         Gula pasir 3/4 sendok makan
·         Minyak kayu putih 3 tetes
b. Cara pembuatan
·         Gula pasir ditetesi dengan minyak kayu putih Dicampur
c. Cara pemakaiannya
·         Campuran ini dimakan, disertai minum teh
2. Ramuan sakit perut disertai mencret
a. Ciri-ciri penyakit
·         Berak encer lebih 3 kali sehari
·         Sakit perut saat berak
·         Kadang rasa mual dan kembung.
b. Bahan yang diperlukan
·         Daun jambu biji muda satu genggam.
·         Adas 5 butir (1/3 sendok teh).
·         Pulo sari 2 jari tangan
·         Air 2 cangkir
c. Cara membuatnya
·         Bahan setelah dicuci dipotong kecil-kecil kemudian didihkan sampai diperoleh 1 cangkir
d. Cara pemakaian
·         Diminum 2 x sehari 1/2 cangkir.
3. Muntah mencret
Berikan ramuan mencret di tambah dengan ramuan muntah yaitu:
a .Bahan
·         Parutan pala 1 sendok teh
·         Garam sedikit
b. Cara pembuatan
·         Kedua bahan dicampur
c. Cara pemakaian
·         Makanlah ramuan tersebut.
·         Sakit maag (sakit ulu hati)
a. Ciri-ciri penyakit
·         Sakit terasa perih terutama daerah ulu hati.
·         Mual
·         Kadang-kadang disertai keringat dingin dan pusing
·         Perut kembung.
b. Bahan yang dipergunakan
·         Kunyit yang tua 2 jari tangan
·         Air matang 1/2 cangkir
c .Cara pembuatan
·         Kupas kunyi t dan bersihkan
·         Parut kunyi t tambah air matang
·         Peras dengan kain bersih
·         Ambil beningnya
d. Cara pemakaiannya
·         Minum 2 x sehari satu ramuan, pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.
ad.4. Gatal
1. Ramuan gatal-gatal biasa
a. Bahan yang diperlukan
·         Batang Brotowali 2 sampai 3 jari
·         Air 6 gelas
b. Cara pembuatan
·         Campuran dididihkan selama 1/2 jam
c. Cara pemakaian
·         Air brotowali gunakan untuk mencuci kulit yang gatal
·         Ramuan Gatal karena Panu
2. Ramuan gatal karena Panu
a. Ciri-ciri penyakit
·         Bercak putih halus, berbatas tegas
·         Rasa gatal pada waktu berkeringat.
b. Bahan yang diperlukan
·         Lengkuas 1 jari
·         Cuka 1 sendok makan
c. Cara pembuatan
·         Lengkuas dipotong miring
·         Bagian ujungnya dipukul-pukul hingga berserabut seperti kuas.
d. Cara pemakaian
·         Kuas lengkuas yang sudah direndam dalam cuka digosokkan pada kulit yang sakit 2 x sehari.
3. Ramuan Gatal karena kurap
a. Ciri-ciri penyakit
·         Bercak-bercak bundar di kulit selebar beberapa cm dengan tepi berbatas jelas kemerahan.
·         Bersisik biasanya dibadan, tangan, kaki, lipatan paha, sela jari dan kepala.
b .Bahan yang diperlukan
·         Daun landep 1 genggam.
·         Jeruk nipis 1 buah
c. Cara pembuatan
·         Daun landep dilumatkan
·         Jeruk nipis dipotong dan diperas
·         Campurkan pada daun landep yang telah dilumat.
d. Cara pemakaiannya.
·         Dioleskan pada kulit yang sakit.
4. Ramuan Gatal Karena Kudis
a. Ciri-ciri penyakit
·         Bintik-bintik bergerombol
·         Rasa amat gatal terutama diantara jari-jari tangan dan kaki.
·         Pergelangan sebelah dalam dan pantat.
b. Bahan yang diperlukan
·         Daun sambiloto segar 1 genggam
·         Belerang sedikit
c. Cara pembuatannya
·         Bahan ditumbuk bersama-sama sampai halus dan rata.
d. Cara pemakaian
·         Dilumurkan pada kulit yang sakit.
D. Jenis-jenis Tanaman Untuk TOGA
Jenis tanaman yang harus dibudidayakan untuk tanaman obat keluarga adalah jenis-jenis tanaman yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
a.       Jenis tanaman disebutkan dalam buku pemanfaatan tanaman obat.
b.      Jenis tanaman yang lazim digunakan sebagai obat didaerah pemukiman.
c.       Jenis tanaman yang dapat tumbuh dan hidup dengan baik di daerah pemukiman.
d.      Jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain misalnya: buah-buahan dan bumbu masak
e.       Jenis tanaman yang hampir punah
f.       Jenis tanaman yang masih liar Jenis tanaman obat yang disebutkan dalam buku pemanfaatan tanaman adalah tanaman yang sudah lazim di tanam di pekarangan rumah atau tumbuh di daerah pemukiman.

Daftar tanaman obat tradisionil yang dipergunakan dalam buku "Pemanfaatan Tanaman Obat Dep. Kes RI Edisi III. 1983 adalah :

Adas                                        :FoeniculumVulareMill
Angsana                                   :Pterocarpus Indica Willd
Anyang-anyang                       :Elaecorpus Grandiflora J. Sm
Asam                                       :Tamarindus Indica L.
Bawang merah                                     :Allium Cepa L
Bawang putih                           :Allium Sativum L
Belimbing waluh                      :Averrhoa Bilimbi L.
Beluntas                                   :Pluchea Indica (L) Less
Brotowali                                 :Tino Spora Crispa (L)
Cengkeh                                  :Eugenia Aromatika O.K
Dadap Serep                            :Erythrina Subumbrans Herr
Daun sendok                           :Plantago Hajor L
Delima Putih                            :Punica Granatum L
Gambir                                    :Uncaria gambir Roxb
Jagung                                                 :ZeaMaysL
Jambu Biji                               :Psidium Guajava L
Jarak                                        :Ricinus Communis L
Jarak Pagar                              :Jatropha Curcas L
Jaruk Nipis                              :Citrus Aurantifolia Suningle
Katuk                                       :SauropusANDROGYNUSHerr
Kayu Putih                               :Helaleuca Leuca Dendra L
Kecubung                                :DaturaHetel
Kelapa                                                 :Cocos Nucifera
Kembang Sepatu                      :Hibicus Rosa-Sinensis
Kemiri                                                 :Aleuritis Holuccana (L)
Kencur                                                 :Kaempferia Galanga L.
Urang aring                              :Eclipta Alba (L.)
Ketumbar                                 :Coriandrum Sativum
Kumis Kucing                          :Orthosiphon Stamineus Benth
Kunyit Curcuma                      :Demestica Val
Labu merah                             :Cucurbita Hoschata Duchesne
Lada                                        :Piper Nigrum L
Lengkuas                                 :LanguasGalanga (L.)
Lidah buaya                             :Aloe Vera L
Lobak                                      :RaphanusSativusL.
Mentimun                                :Cucumis Sativus L.
Padi                                         :OryzaSativaL.
Pare                                         :Homordica Charantia L.
Pegagan                                   :Centella Asiatica L.
Pepaya                                                 :Carica Papaya L.
Pinang                                      :Areca Catechu L.
Pisang                                      :MusaParadisaca L.
Pulasari                                    :Alyxia Spec
Sambiloto                                :Andrographis Paniculata Nees
Sembung                                  :Blumea Balsamifera (L.)
Sirih                                         :PiperBetleL.
Sosor Bebek                            :Kalanchoe Pinnata Pers
Teh                                          :Thea SinensisL.
Tembakau                                :Nicotiana Tabacum L.
Temu giring                             :Curcuma Heyneana Val & V.Zip
Temu Kunci                             :Boesenbergia Pandurata
Temu lawak                             :Curcuma Xanthorrhiza
Ubi jalar                                   :Ipomoea Batatas Poiret


Daftar Pustaka

Departemen Kesehatan RI. Tanaman Chat Keluarga Edisi III. Jakarta 1983.
Departemen Kesehatan RI. Pemanfaatan Tanaman obat Edisi III, Jakarta. 1983.
Departemen Kesehatan RI. Misteri Modika Indonesia Jilid I dan II. Jakarta 1983.
Departemen Kesehatan RI. Pemanfaatan Tanaman Obat. Jakarta 1992.